Protes 18 Tahun


Ini tulisan protes,
Di umur delapan belas,
Terakhir sebelum pergi.

Dua tahun sudah mendapat KTP,
Sekali turut serta pemilihan umum,
Mendapatkan kondisi negara ini masih belum membaik.
Apakah saya salah memilih?

Apakah saya memang belum pantas memilih?
Seorang pemimpin untuk bangsa yang besar ini.
Apakah saya terlena oleh janji-janji,
Dan bukti-bukti palsu..

Dua tahun sudah meninggalkan dunia masa kecil,
Namun aku belum kunjung dewasa.
Melihat persoalan hidup,
Baru bisa menulis, kadang apatis.
Memandang kesulitan,
Bukan membagi, tapi buat sendiri.

Dua tahun sudah ber-KTP,
Tanggungjawab masih dibebankan ke orang tua.
Kemerdekaan apa yang saya sebutkan kemarin?
Kemandirian apa yang saya banggakan kemarin?
Aku tertatih berjalan,
Harusnya bisa, namun kenapa tidak?
Bahkan merangkak pun masih belum mau.
Terus digendong, terus dituntun.

Gerimis begini saja sakit,
Badai kedepan masih panjang,
Tornado pasti adanya.
Kekeringan bukanlah yang aneh,
Banjir juga langganan.
Kau harus kuat, meski lajur bukan hanya milik pribadi,
Kau harus menang.

27 maret 2011 22.06 WIB

One thought on “Protes 18 Tahun

  1. Mossack Anme mengatakan:

    Bagus kalo [mulai] sadaršŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s