Era Yang Mana?


Era ini sudah masuk dalam kategori genting,
Saat harga minyak dunia membumbung tinggi,
Pemerintah menjerit kepayahan beban subsidi.
Menghapuskan subsidi rasanya adalah harga yang paling murah.
Untuk kesejahteraan rakyat.

Semua dihargai oleh standar minyak Singapore,
Karena kita negara miskin pengimpor minyak,
Bagai sumbu lampu minyak, lama-lama jengkal-jengkal pulau habis oleh pembakaran.
Seakan-akan kita buta, atau kita dianggap tidak mengetahui.

Pembangunan enggan mendahulukan kesejahteraan,
Infrastruktur cukup buat investor-investor asing,
Jalan-jalan itu untuk mobil-mobil buatan asing,
Petani-petani menjual tanamannya ke tengkulak,
Karna tak mampu membawanya ke kota.

Energi seakan-akan menjadi primadona perkembangan bangsa,
Semua menaruh harapan besar,
Namun pemerintah nyasar,
Member kebebasan kepemilikan asing atas energi.

Membangun Indonesia harusnya membangun manusianya dulu,
Karena mental-mental rakyat masih mental pengikut,
Industri maju di eropa kita turut juga,
Padahal industri membutuhkan mental pejuang yang gagah,
Berani mengubur hidup-hidup kawan,
Menjunjung kawan untuk dijatuhkan.
Padahal industri menawarkan pengelolaan untuk kepentingan pribadi.

Kita tidak pantas,
Bangsa kita tidak layak industri,
Karena industri menuntut perbudakan,
Manusia dipekerjakan penuh waktu,
Dan digaji kecil, seperti di China.
Apa ada manusia-manusia seperti itu di Indonesia?
Sedangkan di sini orang-orang malas dan banyak menuntut.

Negara kita harusnya menjadi negara agraris,
Lihatlah petani kita,
Cukup 5 jam pergi kesawah, sisanya tidur di rumah.
Menanti rahmat Tuhan untuk menjaga tanaman supaya terus panen bagus,
Saat kendala menghadang, hanya merataplah mereka.
Mencemooh keadaan, mencemooh air.

Kita hidup di daerah yang salah,
Kita seharusnya hidup di taman surga,
Dimana kita-kita tak perlu keras bekerja.
Demikian apabia kita berpikir nyaman,
Padahal hidup kadang slalu ancaman.

Bandung 31 Maret 2011

2 thoughts on “Era Yang Mana?

  1. rafaqo mengatakan:

    nice….
    pengen dong hidup d taman surga…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s