Testimoni Tentang OSKM 2010 Untuk Angkatan 2010


Hampir setahun yang lalu saya datang ke Boulevard untuk mendaftarkan diri menjadi panitia OSKM. Dengan penuh semangat walau kenyataannya waktu itu badan baru sembuh setelah terbaring lemah di ruang kelas II rumah sakit santo borromeus akibat Demam Berdarah, mendapat nilai D dialahsatu matakuliah SKS besar yang mengakibatkan aku nggak bisa masuk jurusan yang aku inginkan. Namun sudah kepalang tanggung semangat menjadi Taplok sudah sangat menggebu-gebu. Jalan aja jadinya..

Tidak lain dan tidak bukan kenapa saya ingin sekali menjadi Taplok untuk OSKM kalian adalah inspirasi dari taplok saya sebelumnya. Baik 3 taplok saya yang sebelumnya maupun teman kosan yang kebetulan juga seorang taplok di ProKM jaman saya. Apalagi setelah mendengar isu bahwa FITB angkatan 2009 akan diwajibkan mengikuti kepanitiaan OSKM sebelum masuk himpunan, ya walaupun kenyataanya enggak.

Ibarat tangga, kalian disini sekarang sudah ada pada anak tangga kedua. Kalian sudah menempuh OSKM dan Kadwil, kalian sudah masuk unit macem-macem, kalian sudah masuk kepanitaan besar dansebagainya, namun langkah kalian masih kurang pasti. Apakah kalian sudah benar-benar punya feel sebuah kemahasiswaan? Apakah kalian sudah merasakan aura menjadi seorang insan akademis seutuhnya, saya rasa masih sedikit yang sudah. Saya juga mengalami hal yang sama, saya TPB juga punya berapa unit dan kebetulan cukup jadi eksekutor dan event organizer.

Di kepanitaan OSKM kalian bakal merasakan sebuah kepanitaan yang kalian punya feel disitu. Mengkader, memberikan impresi, memotivasi, memberi pertolongan ada di OSKM. Nah kalian sendiri yang akan merasakan. Kalian akan merasakan dinamika sesungguhnya kemahasiswaan di sini. Kalian akan menemukan sekali lagi feelnya kemahasiswaan.

OSKM menjadi salahsatu pijakan awal kalian ditahap selanjutnya di kemahasiswaan. Urgensi panitia OSKM buat kalian adalah membuka mata tentang kemahasiswaan. Sebut saja, di OSKM kalian tidak cuma bertemu orang satu kelas TPB, teman satu Unit, ataupun teman dari asal satu daerah. Ratusan karakter yang kalian temui di OSKM akan membuka pandangan kalian bahwa hidup tidak cuma untuk diri sendiri. Pemikiran kalian tidak terkungkung oleh keterbatasan pembicaraan, karena kalian disini bisa saja berdiskusi, bahkan berdebat tentang kemahasiswaan. Jadi kalian akan menemukan sudut pandang lain.

Atau mungkin kalian akan menemukan kondisi yang lain yang belum pernah kalian temui sebelumnya di unit maupun kelas. Realitas kampus akan kalian baca sendiri. Mengenai hubungan kita ke rektorat, mengenai posisi kemahasiswaan, dan lain-lain. Budaya kemahasiswaan kampus ini juga kalian akan dibukakan. Kebanyakan anak yang eksis di himpunan atau unit pernah ada di kepanitiaan OSKM.

Diklat OSKM memang bakal menghabiskan waktu liburan kalian. Liburan yang seharusnya kalian bisa nikmati dengan pergi ke luar negeri, ke bali, ke Lombok atau puas-puasin libur di rumah tidak bakal bisa kalian temui di liburan kali ini. Bahkan disini kalian justru hanya dapet marah-marah dari pendiklat, tugas yang banyak dari tim Mamet(materi dan metode) atau disuruh ke pasar bantu-bantu jualan orang. Intinya tetap, jadikan OSKM buat kalian mengambil pelajaran sebanyak-banyaknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s