Kisah Di Negara Burung


Pagi-pagi burung bercuitan
Ya entahlah ada saja topik bahasan
Mereka mengkritisi aneka kasus dalam wahana negara
Yang katanya presidennya bisu
Yang sampai pemerkosaan lembaga
Hingga soal buku-buku sekolah dasar yang katanya ngawur

Sejujurnya tak ngerti kita warga alit
apa itu kebenaran? Yang mungkin kita cari dalam-dalam
Kita didistorsi media massa dengan gelombang pemberitaan
Yang ngawur dan jujur tak bisa dibedakan

Dalam konteks manusia,
Iya ini era informasi, ketika media bebas bicara
Bicara benar jujur, benar ngawur, benar-benar ngawur?
Warga alit dicekoki hingga bisa omong tinggi
seperti burung-burung yang berisik tadi

Salah siapa coba Bur?
Seperti manusia pada umumnya
kujawab salah yang mimpin
salah sendiri bikin putusan yang ngawur
salah sendiri bikin media simpang siur

Ada yang bilang masyarakat sudah cerdas
siapa tahu? Pengangguran juga masih banyak
cerdas dalam mengkritisi pemimpinnya?
kata anak remaja sih ‘bacot’

Lagi-lagi ada yang tanya salah siapa
Salah satu, salah dua, salah ke N
benar, ini masalah yang perlu dipandang secara holistik
diselesaikan secara komprehensif
Ya ini namanya krisis multidimensi
Daripada ngelantur kita bahas burung lagi
Oke sepakat kita burung di era ini seperti manusia
banyak omong dan cari kenyang sendiri
ya siapa tahu nanti mulutnya maju menonggos
otaknya pindah ke mulut

Siapa tahu yang dicuitkan benar
siapa tahu juga yang dicuitkan isu rekayasa
Ada lho, seperti pengalihan isu
Hati-hati dengan media
karena burung juga asal njeplak

Manusia makin banyak, turbulensi juga makin banyak
eddy-eddy penyusunnya juga makin ngawur
kita bayangkan eddy-eddy itu media yang ngawur
guna lahan itu manusia
dan kebenaran itu angin yang berada di lapisan batas
kesimpulannya, kebenaran akan tak tentu arah
burung-burung akan sulit terbang di turbulensi yang kontinyu
lalu mereka ujung-ujungnya berkoar seperti Koak
Ramai, tapi mengerikan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s